Deteksi spora Bacillus anthracis

  • MLE Parwanto Universitas Trisakti

Abstract

Bacillus anthracis ditemukan dalam 2 bentuk yaitu bentuk vegetatif dan bentuk spora. Pada prinsipnya, faktor virulensi anthrax karena produksi kapsul dan eksotoksin selama fase vegetatif.(1) Spora B. anthracis berupa endospora dan merupakan agen infeksi yang tahan terhadap panas, kering, zat kimia maupun iradiasi serta dapat bertahan dalam waktu yang lama. (2) Infeksi spora B. anthracis mengakibatkan penyakit anthrax antara lain pada usus, kulit dan paru-paru. Penyakit anthrax termasuk penyakit zoonosis yang berpotensi mematikan terhadap manusia.(3)

Author Biography

MLE Parwanto, Universitas Trisakti

Departemen Biologi Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Indonesia

Published
2019-12-26
How to Cite
1.
Parwanto M. Deteksi spora Bacillus anthracis. J Biomedika Kesehat [Internet]. 26Dec.2019 [cited 26Nov.2020];2(4):130-1. Available from: https://jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/110
Section
Editorial