Peran reseptor nuklear pada implantasi dan perkembangan blastokista

Authors

  • Endrico Xavierees Universitas Trisakti
  • Ninik Mudjihartini Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.18051/JBiomedKes.2021.v4.37-46

Keywords:

nuclear receptor, implantation, blastocyst, fertility

Abstract

Syarat penting untuk terjadinya kehamilan, yaitu blastokista pada fase tertentu siap melakukan implantasi dan proliferasi endometrium, sehingga menjadi reseptif terhadap embrio untuk melakukan implantasi. Pada tahap selanjutnya, masih terdapat proses molekular yang berkesinambungan sampai pada akhirnya terjadi hubungan langsung antara blastokista dan dinding endometrium dengan membentuk plasenta. Implantasi yang tidak efisien tentunya akan menyebabkan kegagalan implantasi, sehingga muncul masalah infertilitas. Sebanyak 30% kasus kegagalan kehamilan disebabkan oleh masalah kesehatan embrio. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai sinyal-sinyal yang berperan pada kedua proses berkesinambungan tersebut diharapkan dapat memberikan metode terapi yang baru pada kasus infertilitas, sehingga meningkatkan jumlah kehamilan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Endrico Xavierees, Universitas Trisakti

Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia

Ninik Mudjihartini, Universitas Indonesia

Departemen Biokimia dan Biologi Molekuler, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta Indonesia

Published

2021-03-31

How to Cite

1.
Xavierees E, Mudjihartini N. Peran reseptor nuklear pada implantasi dan perkembangan blastokista . J Biomedika Kesehat [Internet]. 2021 Mar. 31 [cited 2021 Jun. 13];4(1):37-46. Available from: https://jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/154

Issue

Section

Review Article