Hubungan intensitas penggunaan game online dengan visus mata pada siswa SMA

  • Yoki Oktavani Universitas Trisakti
  • Tubagus Ferdi Fadilah Universitas Trisakti

Abstract

 

LATAR BELAKANG
Penglihatan yang optimal hanya dapat dicapai bila terdapat suatu jalur saraf visual yang utuh, struktur mata yang sehat serta kemampuan fokus mata yang tepat. Etiologi dari penurunan visus bersifat multifaktoral. Berdasarkan data dari World Health Organization, diseluruh dunia pada tahun 2010 terdapat sebanyak 285 juta orang (4,24%) populasi dengan gangguan penglihatan; 39 juta (0,58%) dengan kebutaan; dan 246  juta  (3,65%)  dengan  low  vision.  Penyebab  gangguan  penglihatan  tertinggi  di  seluruh  dunia  adalah kelainan refraksi (43%).

METODE
Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan rancangan potong silang. Penelitian ini bersifat retrospektif dengan menggunakan kuesioner untuk intensitas penggunaan game online dan pemeriksaan menggunakan kartu Snellen serta Pinhole untuk visus di SMAN 23 Tomang – Jakarta Barat. Responden berjumlah 149 orang, analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Analisis diolah dengan program SPSS 21,0.

HASIL
Uji  Fisher’s  didapatkan    nilai  probabilitas  p=0,551  dimana  didapatkan  p>0,05,  sehingga  tidak  terdapat hubungan antara intensitas penggunaan game online dengan penurunan visus.

KESIMPULAN
Tidak terdapat hubungan bermakna antara intensitas penggunaan game online dengan penurunan visus pada siswa kelas X - SMAN 23 Tomang Jakarta Barat.

Published
2018-12-31
How to Cite
1.
Oktavani Y, Fadilah T. Hubungan intensitas penggunaan game online dengan visus mata pada siswa SMA. J Biomedika Kesehat [Internet]. 31Dec.2018 [cited 25Mar.2019];1(3):198-02. Available from: https://jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/35
Section
Original Article