Computer vision syndrome

  • Husnun Amalia Universitas Trisakti

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) adalah keluhan gangguan penglihatan yang disebabkan oleh penggunaan komputer. Keluhan ini berhubungan dengan penggunaan Visual Display Terminal (VDT). Pada kehidupan modern, VDT adalah alat yang telah menjadi sebuah kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari dan alat-alat ini harus selalu tersedia sebagai sarana di intitusi pendidikan, perkantoran dan di rumah. Alat yang termasuk VDT adalah monitor komputer, telepon genggam, tablet, laptop, handheld konsol dan lain-lain. Saat ini komputer sangat membantu aktivitas manusia namun monitor komputer mengeuarkan radiasi dan gelombang seperti sinar ultraviolet dan sinar X yang bila terpapar dalam jangka waktu lama akan mengakibatkan gangguan fisiologis pada mata.

Pevalensi CVS mencapai 64-90% pada pengguna VDT dengan jumlah penderita di seluruh dunia diperkirakan sebesar 60 juta orang dan setiap tahun akan terus muncul 1 juta kasus baru. Prevalensi CVS pada mahasiswa teknik mencapai 81,9% lebih tinggi dibandingkan mahasiswa kedokteran yaitu sebesar 78,6%. Computer Vision Syndrome dapat terjadi pada anak-anak dan keluhan CVS pada ada anak-anak akan muncul lebih cepat dibandingkan pada orang dewasa. Komputer didisain untuk digunakan oleh orang dewasakomputer tidak ergonomik untuk digunakan oleh anak-anak. Hal ini menyebabkan CVS pada anak-anak akan disertai dengan keluhan muskuloskeletal.

Author Biography

Husnun Amalia, Universitas Trisakti

Departemen Ilmu Penyakit Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Indonesia

Published
2018-09-27
How to Cite
1.
Amalia H. Computer vision syndrome. J Biomedika Kesehat [Internet]. 27Sep.2018 [cited 21Nov.2018];1(2):117-8. Available from: https://jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/48
Section
Editorial