Hubungan antara intensitas kebisingan dan tekanan darah pada PT. X

  • Christopher Adhisasmita Yandoyo Universitas Trisakti
  • Lie Tanu Merijanti Universitas Trisakti

Abstract

LATAR BELAKANG
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan suatu kondisi yang mungkin tidak disadari oleh banyak orang namun menjadi faktor resiko independen untuk penyakit jantung, ginjal, pembuluh darah, mata, otak dan lain-lain. Akibat dari tekanan darah tinggi, aliran darah menjadi abnormal sehingga dapat merusak struktur organ-organ tersebut. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa tekanan darah dapat dipengaruhi oleh pajanan dari perubahan fisika dan kimia lingkungan hidup. Salah satu pajanan pada lingkungan hidup yang dapat mempengaruhi tekanan darah adalah kebisingan. Untuk lebih memahami apakah terdapat pengaruh perubahan fisika dan kimia terhadap tekanan darah, maka perlu dilakukan penelitian tentang intensitas kebisingan sebagai parameter perubahan fisika tersebut pada pajanan bising kronis konstan di sebuah perusahaan.

METODE
Penelitian menggunakan studi observasional dengan desain potong lintang yang mengikutsertakan 62 tenaga kerja bagian produksi PT. X. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang meliputi usia, jenis kelamin, lama bekerja, Body Mass Index (BMI)Asia Pasifik, konsumsi rokok, konsumsi kafein, riwayat hipertensi keluarga, riwayat hipertensi diri, riwayat pengobatan hipertensi. Pengukuran intensitas bising menggunakan noise level meter dan pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer air raksa. Analisis data menggunakan uji Fisher Exact dengan tingkat kemaknaan (p) 0.05.

HASIL
Analisis hubungan antar variabel menunjukkan adanya hubungan antara intensitas kebisingan dengan tekanan darah (p=0.002).

KESIMPULAN
Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara intensitas kebisingan dengan peningkatan tekanan darah.

Published
2019-03-30
How to Cite
1.
Yandoyo C, Merijanti L. Hubungan antara intensitas kebisingan dan tekanan darah pada PT. X. J Biomedika Kesehat [Internet]. 30Mar.2019 [cited 25Jun.2019];2(1):10-4. Available from: https://jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/73
Section
Original Article