Hubungan antara trauma kepala dan fungsi kognitif pada usia dewasa muda

  • Ragiel Pramana Universitas Trisakti
  • Yudhisman Imran Universitas Trisakti

Abstract

LATAR BELAKANG
Trauma kepala merupakan penyebab utama yang paling sering mengakibatkan kecacatan permanen setelah kecelakaan dan kecacatan tersebut dapat terjadi meskipun pada pasien dengan trauma kepala derajat ringan. Salah satu komplikasi dan akibat dari cedera kepala yang mungkin terjadi adalah gangguan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gangguan fungsi kognitif setelah trauma kepala pada dewasa muda.

METODE
Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian sejumlah 49 orang di RSAL Dr. Mintohardjo, Jakarta. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Juli 2017. Data dikumpulkan dengan cara melakukan tes Moca-Ina untuk melihat adanya gangguan fungsi kognitif pada pasien trauma kepala. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-square terhadap variabel-variabel yang diduga berhubungan.

HASIL
Terdapat hubungan antara cedera kepala dengan penurunan fungsi kognitif (p=0.00). Tidak dijumpai hubungan antara usia dan tingkat pendidikan dengan penurunan fungsi kognitif.

KESIMPULAN
Terdapat hubungan antara cedera kepala dengan penurunan fungsi kognitif.

Author Biography

Ragiel Pramana, Universitas Trisakti

Progam Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Published
2019-12-31
How to Cite
1.
Pramana R, Imran Y. Hubungan antara trauma kepala dan fungsi kognitif pada usia dewasa muda. J Biomedika Kesehat [Internet]. 31Dec.2019 [cited 25Feb.2020];2(4):149-53. Available from: https://jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/15
Section
Original Article