Hubungan antara asma dan depresi pada dewasa muda

  • Fathur Aulia Rahman Universitas Trisakti
  • Erlani Kartadinata Universitas Trisakti

Abstract

LATAR BELAKANG
Depresi adalah kelainan mental yang ditunjukkan dengan afek depresif, kehilangan ketertarikan atau kesenangan, kurang bersemangat, merasa bersalah atau tidak percaya diri, gangguan tidur dan makan, dan kurangnya konsentrasi yang saat ini penyebarannya sudah cukup mengglobal. Depresi dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti riwayat psikiatrik hingga asma. Berbagai penelitian menunjukkan adanya perbedaan kesehatan mental pada penderita asma baik yang terkontrol maupun yang tidak terkontrol. Untuk dapat memahami hubungannya, maka perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk melihat hubungan antara asma dan depresi pada dewasa muda.

METODE
Penelitian menggunakan studi analitik observasional dengan desain potong lintang yang mengikutsertakan 99 dewasa muda di Rumah Sakit Umum Daerah. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner yang meliputi usia, Asthma Control Test, dan Zung Self-Rating Depression Scale. Analisis data menggunakan uji Spearman.

HASIL
Pada penilaian depresi juga diketahui sebanyak 68 responden (68,7%) dikategorikan dalam kondisi normal, 30 responden (30,4%) dikategorikan dalam depresi ringan, 1 responden (1,0%) dikategorikan dalam depresi sedang, dan tidak ada responden dengan kategori depresi berat. Hasil uji statistik spearman diperoleh nilai p=0,577 dengan koefisien r=0,057 yang didapatkan angka tersebut lebih besar dari nilai α = 0,05.

KESIMPULAN
Penelitian ini menujukkan tidak ada hubungan bermakna asma, dan depresi pada dewasa muda.

Author Biography

Fathur Aulia Rahman, Universitas Trisakti

Progam Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Published
2018-06-29
How to Cite
1.
Rahman F, Kartadinata E. Hubungan antara asma dan depresi pada dewasa muda. J Biomedika Kesehat [Internet]. 29Jun.2018 [cited 19Feb.2019];1(1):43-9. Available from: https://jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/19
Section
Original Article